Carlo Pernat Ragu Valintino Rossi Bisa Sukses di MotoGP 2021

  • Bagikan
Valentino Rossi Petronas Yama SRT

Menit.co.id – Valentino Rossi menjalani tes pramusim yang kurang menjanjikan. Pengamat top MotoGP, Carlo Pernat, ragu Rossi akan sukses di musim 2021.

Pebalap Petronas Yamaha SRT itu bahkan gagal menembus 10 besar dalam tes pramusim di Qatar. Pada catatan waktu kombinasi, Rossi cuma berada di peringkat 19 dengan 1 menit 55,584 detik yang dicapai di hari pertama (6/3).

Catatan waktu the Doctor terpaut 1,644 detik dari penunggang M1 lainnya, Fabio Quartararo di peringkat teratas. Sedangkan rekan setim Rossi di Petronas, Franco Morbidelli, membukukan torehan lumayan usai menempati posisi keempat dengan 1 menit 54,152 detik yang diperoleh di hari kedua (7/3).

BACA : Carlo Pernat Menilai Masalah dalam Tim Biang Kegagalan Valentino Rossi

Sayangnya, Valentino Rossi tidak memiliki waktu lagi untuk beradaptasi dengan tunggangan barunya. Hanya ada satu tes pramusim — juga digelar di Losail — sebelum balapan pertama digelar pada 28 Maret mendatang.

Petronas SRT diharapkan menjadi kesempatan Rossi untuk mengilapkan kembali kariernya yang redup bersama tim pabrikan Yamaha dalam beberapa musim terakhir. Namun, Pernat memprediksi Rossi masih akan terpuruk.

“Valentino tidak berpura-pura, ini tidak akan mudah untuk mudah,” ucap Pernat kepada GPOne. “Itu tidak berjalan dengan baik, lebih buruk lagi, Morbidelli dan Quartararo tampil bagus. Dia sedang menjalani kesulitan, sudah pasti dia akan merasa lebih nyaman di uji coba-uji coba berikutnya, tapi saya ragu dia akan bisa berada di depan pebalap Yamaha lainnya.”

Keraguan Pernat itu diperkuat dengan pengakuan Rossi usai tes. Menurut juara dunia sembilan kali itu, motor M1 mirip dengan tunggangannya di musim lalu yang inkonsisten.

“Kammi mencoba beberapa hal berbeda tapi kami tidak menemukan sebuah solusi yang bagus-bagus amat, jadi akhirnya sulit. Kami menderita terutama akselerasi karena aku tidak memiliki banyak cengkeraman di bagian belakang,” ujar dia.

“Hari ini kami melanjutkan menggunakan chassis dua-duanya, tapi kesanku di akhir tes selama dua hari ini adalah motornya sangat mirip dengan motor tahun lalu. Tidak sih, tidak mirip-mirip amat dengan chassis 2019, melainkan di antaranya. Namun ketika aku membalap, aku merasa motornya sangat-sangat mirip dengan motor 2020,” Valentino Rossi menambahkan.

  • Bagikan