Marc Marquez Menunjukkan Taringnya Bersama Ducati di MotoGP Qatar 2024

Marc Marquez Ducati MotoGP Qatar 2024

MENIT.CO.ID – Marc Marquez menunjukkan taringnya di debut balapan utama bersama Ducati pada MotoGP Qatar 2024. Start dari pole position, Jorge Martin harus puas dengan podium tiga setelah dibayangi oleh Marquez di posisi keempat.

Martin sempat memimpin di awal balapan, namun disalip oleh Bagnaia dan Binder. Posisinya di tempat ketiga pun terancam oleh Marquez yang terus memburunya.

Marquez hampir menyalip Martin di beberapa lap terakhir, namun urung karena masalah ban depan. Ia memilih untuk mengamankan poin keempat dan menantikan balapan di Portimao.

Hasil ini menjadi alarm bagi para penunggang Ducati lainnya. Ancaman Marquez yang begitu cepat menunjukkan bahwa ia siap untuk bersaing memperebutkan gelar juara dunia.

Balapan MotoGP Qatar 2024 menjadi pertanda bahwa Marc Marquez siap untuk kembali bersaing di papan atas. Performa gemilangnya di debutnya bersama Ducati menjadi alarm bagi para pesaingnya.

Marc Marquez Bersama Gresini Ducati Tampil Gemilang

Marc Marquez menunjukkan performa gemilang pada Sprint Race MotoGP Qatar, menandakan kembalinya sang legenda ke performa terbaiknya. Balapan perdananya bersama Gresini Ducati ini menghasilkan finis kelima – hasil terbaiknya di Lusail sejak 2019.

Meskipun sempat tertinggal di posisi ketujuh setelah start yang kurang mulus, Marquez bangkit dengan mencatatkan fastest lap dan menyalip beberapa pembalap pabrikan. Ia sempat berada di belakang juara bertahan Francesco Bagnaia dan berpeluang meraih podium.

Namun, Aleix Espargaro berhasil menyalip Marquez di akhir balapan, dan Marquez harus puas finis di posisi kelima, 1,872 detik di belakang pemenang Jorge Martin.

Pencapaian ini menunjukkan bahwa Marquez telah mengambil langkah tepat dengan pindah ke Ducati. Di sisi lain, performa Joan Mir yang tertinggal jauh di posisi ke-15 semakin memperkuat keputusan Marquez.

“Senyum terukir di wajah saya karena saya mampu bertarung dengan para pebalap top di Qatar, sirkuit yang biasanya menjadi hambatan bagi saya di tahun-tahun sebelumnya,” ungkap Marquez kepada MotoGP.com.

“Saya berada di sana, bertarung dengan para pembalap papan atas, bahkan mengejar mereka di beberapa bagian balapan. Kesalahan terbesar saya adalah di lap pertama, di mana saya kehilangan waktu. Tapi selain itu, saya senang dan kami juga belajar beberapa hal yang harus diperbaiki untuk menjalani balapan paruh kedua dengan baik.”

Meskipun belum sepenuhnya nyaman dengan motor barunya, Marquez menunjukkan tekadnya untuk terus berkembang.

“Bersama Honda, saya mampu menyerang dengan baik di awal, namun dengan Ducati, saya masih belum memahami reaksi motornya dan tidak bisa menyerang dengan baik. Banyak pembalap yang menyalip saya di 2-3 putaran pertama. Kita lihat besok apakah kita dapat mengelola situasi tersebut dengan lebih baik dan menjadi lebih konstan.”

Meskipun terpaut 1,1 detik dari Espargaro di posisi podium, Marquez tetap realistis dan tidak memasang target muluk untuk balapan utama.

“Tidak, tidak, tidak, kami belum siap untuk podium,” tegasnya. “Ada empat atau lima orang yang lebih cepat dari kami. Hari ini kami finis di lima besar, dan seperti yang saya katakan pada hari Kamis, target saya adalah posisi enam besar, dan mencoba bertarung setiap akhir pekan. Nanti akan ada hari-hari yang lebih baik dan ada hari-hari yang lebih buruk. Hal positifnya adalah jika kami mampu menjalani paruh kedua balapan dengan baik.”

Sementara Gresini memenangkan dua Grand Prix Qatar terakhir bersama Bastianini dan Fabio di Giannantonio, Casey Stoner adalah satu-satunya pebalap yang pernah menang pada debutnya di Ducati, di Qatar pada tahun 2007. Adik laki-laki Marc dan rekan setimnya Alex Marquez finis ketujuh di Sprint Race.