Nyck de Vries Digantikan Ricciardo di Scuderia AlphaTauri

Nyck de Vries

MENIT.CO.ID – Nyck de Vries tidak akan mengikuti balapan Formula 1 GP Hungaria di Sirkuit Hungaroring, Budapest, pada 21-23 Juli 2023 mendatang.

Posisi Nyck de Vries akan digantikan oleh Daniel Ricciardo di Scuderia AlphaTauri. Ini akan menjadi aksi comeback Ricciardo sejak vakum awal tahun ini.

De Vries bergabung dengan AlphaTauri awal musim ini sebagai debutan. Namun, performanya tak kunjung membuahkan hasil mentereng.

Hasil terbaiknya hanyalah finis ke-12 di GP Monako. Ia pun terus mendapatkan kritik tajam dari Penasihat Red Bull, Dr. Helmut Marko.

Rumor didepaknya De Vries dari AlphaTauri sejatinya sudah mulai menyeruak sejak GP Austria pada awal bulan ini.

Namun, Red Bull dan AlphaTauri terus membantah, meski Marko terus melontarkan kritik pada pembalap asal Belanda berdarah Indonesia tersebut.

Siapa itu Nyck de Vries?

Nyck de Vries adalah seorang pembalap mobil profesional asal Belanda. Dia lahir pada 6 Februari 1995 di Sneek, Belanda.

De Vries telah mencatatkan dirinya sebagai salah satu pembalap muda yang berbakat dan telah mencapai banyak kesuksesan dalam karirnya di ajang balap mobil.

De Vries memulai karir balapnya di karting pada usia muda. Ia mencatatkan beberapa kemenangan dan prestasi penting dalam balapan karting sebelum akhirnya memasuki dunia balap mobil profesional.

Pada tahun 2010, ia menjadi Juara Dunia Karting CIK-FIA KF2, menunjukkan bakatnya yang luar biasa di tingkat juniornya.

Pada tahun 2014, De Vries melangkah ke ajang balap mobil single-seater dan bergabung dengan tim ART Grand Prix di Seri GP3.

Dia segera menunjukkan keahliannya dengan memenangkan balapan pertamanya di Barcelona. De Vries akhirnya finis sebagai runner-up di musim debutnya di GP3 dan mengumpulkan tiga kemenangan lainnya.

Pada tahun 2015, De Vries tetap berada di GP3 dan memperoleh satu kemenangan lagi sepanjang musim. Namun, tahun berikutnya, seri tersebut digantikan oleh FIA Formula 2 Championship, yang dianggap sebagai langkah menuju Formula Satu.

De Vries bergabung dengan tim Rapax untuk musim debut F2-nya pada tahun 2017. Dia meraih kemenangan pertamanya di Monza dan menyelesaikan musim di posisi ke-10 dalam klasemen.

Pada tahun 2018, De Vries bergabung dengan tim Prema Racing dalam FIA Formula 2 Championship.

Musim tersebut merupakan musim yang mengesankan baginya, dengan memenangkan empat balapan dan finis di posisi keempat dalam klasemen akhir. De Vries juga dipilih sebagai pembalap pengembangan oleh tim Formula Satu, McLaren.

Pada tahun 2019, De Vries menjadi pesaing kuat di Formula 2. Ia memenangkan balapan pembuka musim di Bahrain dan terus mengumpulkan beberapa podium.

Pada akhir musim, ia berhasil meraih gelar juara dunia Formula 2 dengan raihan poin yang konsisten dan penampilan yang dominan.

Setelah memenangkan gelar juara dunia F2, De Vries melanjutkan karirnya dengan berkompetisi di Formula E, kejuaraan balap mobil listrik yang terkenal.

Pada musim 2019-2020, ia bergabung dengan tim Mercedes-Benz EQ Formula E Team sebagai pembalap penuh waktu. De Vries mencatatkan kemenangan pertamanya di Formula E di babak pembuka musim di Diriyah, Arab Saudi, dan terus menunjukkan performa yang kuat sepanjang musim.

Nyck de Vries adalah pembalap muda yang sangat berbakat dan menjanjikan. Ia memiliki kecepatan, keahlian teknis, dan keberanian di lintasan balap.

Dengan prestasi yang telah ia raih di GP3, FIA Formula 2, dan Formula E, ia menjadi salah satu pembalap yang perlu diperhatikan dalam dunia balap mobil dan memiliki potensi untuk mencapai kesuksesan lebih besar di masa depan.