Profil Mario Suryo Aji, Dari Moto3 Menuju Moto2 Musim 2024

Mario Suryo Aji Moto2

MENIT.CO.ID – Mario Suryo Aji, pembalap muda berbakat asal Indonesia, siap menggebrak kelas Moto2 pada musim 2024 yang sebelumnya tampil di Moto3.

Lahir di Madiun pada 16 Maret 2004, Mario sudah menunjukkan ketertarikannya pada dunia balap sejak usia dini.

Ketertarikannya pada dunia balap sudah muncul sejak kecil dan tidak lepas dari pengaruh sang ayah yakni Hartoto. Diketahui Hartoto adalah pembalap motocross Tanah Air.

Maka dari itu, Mario mengawali pembelajaran melalui motocross dan road race. Bakat Mario Aji ternyata menarik perhatian tim scouting Honda Racing School yang mendapuknya sebagai rider motorsport.

Setelah Mario Aji berhasil lulus dari Honda Racing School pada 2016, ia kemudian mulai meniti karier juniornya di beberapa kejuaraan, baik tingkat nasional maupun internasional.

Setelah itu ia memutuskan bergabung dengan tim Indonesia di Asia Talent Cup dan mulai bertanding melawan banyak pebalap lain dari berbagai negara di Asia.

Dilansir dari MotoGP, pada 2018, Mario berkompetisi di Idemitsu Asia Talent Cup. Mario menempati peringkat kelima klasemen akhir, serta meraih empat podium dan satu kemenangan.

Dalam tahun yang sama pula, ia berlomba di Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production 250cc (AP250).

Mario mendapatkan peringkat keenam secara keseluruhan. Melihat potensi tersebut tim akademi Red Bull pun menunjuk Mario untuk mewakili tim tersebut berlaga di Red Bull Rookie Cup 2019-2021 dan FIM CEV Moto3 2019-2021.

Selama tiga musim berikutnya, dari 2019 sampai 2021, sang pembalap Indonesia berpartisipasi di Red Bull MotoGPRookies Cup dan FIM CEV Repsol di Moto3Junior World Championship. Pada kedua kejuaraan yang diikutinya tersebut, Mario konsisten finish dalam 15 besar.

Selama itu pula Mario selalu memberikan hasil yang memuaskan bagi tim Red Bull. Melihat pencapaian tersebut, Honda Team Asia yang berfokus pada Moto3 berminat untuk menunjuk Mario sebagai perwakilan mereka dalam ajang Moto3.

Musim 2022 memulai debutnya bersama Honda Team Asia dalam Kejuaraan Dunia Moto3, ia berhasil merampungkan 20 balapan sepanjang musim tersebut.

Namun, ia hanya mendapatkan 5 poin dengan finish di peringkat 26. Namanya kembali melejit kala ia berhasil mengamankan start barisan depan di balapan kandang Grand Prix Indonesia 2022. Selama melakoni penampilan perdana sebagai rookie kelas lightweight, Mario mengumpulkan poin sebanyak dua kali.

Sedangkan di musim 2023, Mario Aji punya peluang finis yang lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini karena ia berhasil mengumpulkan 4 poin dari 14 balapan.

Namun sayangnya, Mario Aji gagal menembus posisi 20 besar di P2 Moto3 Mandalika 2023, dengan mendapat peringkat ke-22 torehan waktu 1 menit 41,279 detik.

Meskipun iai kesulitan untuk mempertahankan penampilan kinerja yang apik, Honda Team Asia mempromosikan sang pembalap Indonesia ke Moto2 pada 2024.

Mario Aji akan diprediksi menghadapi tantangan baru di musim depan dengan berlaga di Moto2. Capaian tersebut tentu sangat membanggakan baik bagi Honda Team Asia atau masyarakat tanah air.

Hiroshi Aoyama, selaku manager Honda Team Asia mengaku optimis bahwa Mario bakal cepat adaptasi dengan kelas barunya. Ia juga diharapkan mampu bersaing secara kompetitif.

Menpora yakin dan menegaskan komitmen bahwa pemerintah akan mendukung para atlet Indonesia untuk meraih prestasi tertinggi di setiap cabang olahraga.

Dengan berbagai langkah seperti ini, Indonesia berharap dapat memperkuat posisinya di dunia otomotif internasional dan memberikan inspirasi bagi generasi muda untuk mengejar prestasi di bidang olahraga.