Penjualan Datsun di Indonesia Anjlok Hampir 50 Persen

    Kamis, 12 September 2019 - 12:33 Editor : Redaksi Dibaca : 94 Views

    Menit.co.id Penjualan Datsun di Indonesia tercatat kembali anjlok. Penjualan merek asal Jepang ini terus menyusut bahkan anjlok hampir 50 persen untuk periode Januari-Juli 2019 dibanding periode sama tahun lalu.

    Di Indonesia, Datsun hanya punya tiga model yakni Go, Go+, dan Cross. Ketiga mobil yang sudah mengalami penyegaran pada tahun lalu itu berstatus rakitan lokal yang mengandalkan pabrik Nissan Indonesia.

    Mengutip data wholesales (penjualan dari pabrik ke dealer) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Datsun Januari-Juli 2019 4.286 unit, sementara tahun lalu sentuh 8.489 unit atau terjadi penurunan sebesar 49,5 persen.

    Sedangkan penjualan ritel -distribusi dealer ke konsumen, sepanjang Januari-Juli 2019 di angka 4.970 unit, sedangkan tahun lalu 6.538 unit, atau turun 24 persen. Dengan data ini Datsun dianggap semakin ditinggal konsumen.

    Namun begitu, Kepala Marketing dan Bisnis Unit Datsun Indonesia Christian Abraham tidak bisa menampik jika Datsun mencoba bertahan di tengah ketatnya persaingan. Menurut Christian, Datsun Indonesia fokus melayani konsumen Datsun untuk menjaga citra produk.

    “Tapi kami itu pada dunia otomotif yang ketat, yang penting bagaimana melayani konsumen dengan baik. Makanya kami fokus memberi layanan aftersales,” kata Christian ditemui di bilangan Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (11/9).

    Ia menyampaikan bahwa pihaknya masih mencoba mempertahankan nama Datsun agar tidak digerus merek pesaing seperti Toyota Agya dan Daihatsu Ayla.

    Melalui tiga produk yang dijual saat ini juga Christian menyebut bila Datsun masih sangat optimistis.

    Ia pun menambahkan bahwa Datsun tidak akan berhenti hanya pada tiga model tersebut. Pihaknya bakal melakukan riset pengembangan mobil baru atau untuk penyegaran produk yang sudah ada demi menyesuaikan kebutuhan konsumen di dalam negeri.

    “Tapi fokus bagaimana melayani konsumen dengan tiga produk yang kami punya, apalagi masih baru dan di-launching tahun lalu. Tentu akan kami memonitor apa kebutuhan konsumen. konsumen,” tutup Christian.

    [CNN Indonesia]



    Komentar Pembaca: