Satu Keluarga Keracunan AC Mobil, Ini Penyebab AC Mobil Beracun dan Cara Mencegahnya

Keracunan AC Mobil

MENIT.CO.ID – Satu keluarga asal Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, mengalami keracunan AC mobil saat melaju di Tol Indralaya-Prabumulih.

Kejadian satu keluarga keracunan ac mobil bermula saat satu keluarga yang terdiri dari delapan orang itu hendak mudik ke Bandung, Jawa Barat, Minggu (24/3).

Selama perjalanan, salah satu korban bernama Iis mengaku tidak ada masalah dengan mobil yang mereka tumpangi. Namun, hal tak wajar terjadi saat mereka memasuki Tol Indralaya-Prabumulih.

Di mana saat mobil melaju tepatnya di Kilometer 33 arah Indralaya, saat itu penumpang mencium bau tidak sedap di dalam mobil.

Rombongan pun tetap melanjutkan perjalanan, namun bau tak sedap semakin menyengat hingga sopir akhirnya memutuskan untuk menghentikan kendaraan di bahu jalan.

Saat berhenti, Iis mengaku tidak ingat apa-apa. Ketika sadar, dirinya sudah berada di rumah sakit. Diketahui satu penumpang meninggal dunia dalam kejadian ini.

“Hasil penyelidikan awal di duga karena keracunan AC mobil,” ucap Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Muhammad Ilham, Minggu (31/3/2024).

Sebagai informasi, saat mesin mobil menyala akan menghasilkan gas karbon monoksida (CO). Karakteristik gas CO cenderung tidak berwarna, dan tidak berbau, sehingga sulit dikenali.

Meskipun tak kasat mata, tapi gas ini bsia menggantikan oksigen di dalam darah ketika mengikat sel darah, merampas oksigen jantung, otak, dan organ vital lainnya.

Maka dari itu, sebagai tindakan antisipasi, pemilik kendaraan sebaiknya rajin melakukan perawatan AC agar bisa mendeteksi jika ada kebocoran pada komponen pendingin tersebut.

Pengemudi atau penumpang mobil juga disarankan tidak beristirahat atau tertidur di dalam mobil dengan kondisi AC menyala.

Hal ini sering disepelekan oleh masyarakat, terutama bagi mereka yang ingin melakukan perjalanan jauh di musim mudik Lebaran seperti ini.

Tak jarang dari mereka yang memilih kabin mobil untuk tidur atau beristirahat dengan menghidupkan AC, agar tetap nyaman dan sejuk untuk tidur.

Director Training The Real Driving Center (RDC) Marcell Kurniawan mengatakan, tidur di mobil saat AC menyala akan membuat seseorang kehilangan nyawa adalah sebuah fakta.

Ini bisa terjadi karena keracunan gas CO yang terkonsentrasi di dalam kabin kendaraan. Jika seorang tidur di dalam mobil akan keracunan CO, lalu membuat oksigen dalam tubuh menjadi minim.

Alhasil ini dapat menyebabkan beberapa dampak berbahaya. Mulai dari kelesuan, mengantuk, kelelahan, mual, muntah, pingsan, hingga keadaan parahnya adalah kematian.

Maka dari itu, sangat diimbau agar tidak tidur dalam mobil saat keadaan AC menyala. Kalau memang ingin tidur di dalam mobil, pengendara harus mematikan AC. “Kalau ingin tidur di kabin, harus dipastikan di tempat aman, dan buka jendela selebar 5 cm,” kata Marcell.

Penyebab AC Mobil Beracun dan Cara Mencegahnya

AC mobil merupakan salah satu fitur penting yang memberikan kenyamanan saat berkendara. Namun, AC mobil yang tidak dirawat dengan baik dapat menjadi sumber racun yang membahayakan kesehatan. Berikut beberapa penyebab AC mobil beracun:

1. Kebocoran Gas Karbon Monoksida (CO)

Gas CO merupakan hasil pembakaran mesin yang tidak sempurna. Kebocoran gas CO dari knalpot mobil dapat masuk ke dalam kabin melalui sistem ventilasi AC. Gejala keracunan CO antara lain sakit kepala, pusing, mual, muntah, dan kelelahan. Pada kasus yang parah, keracunan CO dapat menyebabkan kematian.

2. Pertumbuhan Bakteri dan Jamur

Kelembapan yang tinggi di dalam kabin mobil dapat menyebabkan pertumbuhan bakteri dan jamur di evaporator AC. Udara yang dihasilkan dari AC yang terkontaminasi bakteri dan jamur dapat menyebabkan penyakit pernapasan seperti alergi, asma, dan infeksi paru-paru.

3. Asap dan Bau Tidak Sedap

Asap dari kendaraan lain atau bau tidak sedap dari luar mobil dapat terhisap melalui sistem ventilasi AC dan masuk ke dalam kabin. Hal ini dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan.

Berikut beberapa cara untuk mencegah AC mobil beracun:

  • Periksa dan bersihkan filter AC secara rutin. Filter AC yang kotor dapat menyumbat aliran udara dan menyebabkan bakteri dan jamur berkembang biak.
  • Lakukan servis AC secara berkala. Servis AC yang meliputi pembersihan evaporator dan kisi-kisi AC dapat membantu mencegah kebocoran gas CO dan pertumbuhan bakteri.
  • Pastikan sirkulasi udara di dalam kabin mobil baik. Buka jendela mobil sesekali untuk ventilasi udara segar.
  • Hindari menghidupkan AC saat mobil berhenti dalam waktu lama. Hal ini dapat meningkatkan risiko keracunan CO.

Jika Anda mengalami gejala keracunan AC seperti sakit kepala, pusing, mual, muntah, dan kelelahan, segera matikan AC dan buka jendela mobil. Segera cari pertolongan medis jika gejala tidak membaik.

Tips:

  • Pasang sensor CO di dalam kabin mobil untuk mendeteksi kebocoran gas CO.
  • Gunakan masker saat membersihkan filter AC.
  • Gunakan air purifier di dalam kabin mobil untuk membantu membersihkan udara.

Dengan mengetahui penyebab dan cara pencegahan AC mobil beracun, Anda dapat menjaga kesehatan diri dan penumpang saat berkendara.