Viral Rangka ESAF Mudah Patah, Ini Respon AHM

Viral Rangka ESAF

MENIT.CO.ID – Baru-baru ini muncul konten video viral rangka ESAF mudah patah di media sosial. Ini ulasan lengkap tentang viral rangka esaf mudah patah.

Media sosial sedang diramaikan konten video viral rangka ESAF mudah patah dan karatan. Konten ini menyasar salah salah satu merek motor prabikan Honda.

Video viral rangka Enhanced Smart Architecture Frame (eSAF) mudah patah dan karatan di media sosial langsung menarik perhatian para pengguna Honda.

Salah satu pengguna TikTok membagikan video keluhan mereka terkait ranka eSAF mudah patah. Akun @mahdom_14 salah satu yang mengunggah keluhan.

Dia mengeluhkan rangka eSAF yang begitu tipis sehingga sulit diperbaiki ketika rusak. Berikut keluhan yang berhasil kami rangkum, Minggu (20/8/2023).

“Itu karena rangka sekarang tipis, saya ukur juga beat deluxe tebalnya hanya 2 cm. Terkadang kalo habis tabrakan suka susah dipres, soalnya tipis,” tulis akun tersebut dalam videonya.

Sementara itu, video lainnya @wayzgarage2122 juga mengeluhkan masalah yang tidak jauh berbeda. Bedanya ranka eSAF yang dia gunakan tergolong baru di motor New Vario 125.

Mereka mengeluhkan, saat baru membeli motor tersebut sekitar satu bulan, ternyata rangka motor sudah berkarat. Pemilik motor mengaku belum pernah membawa motornya hujan-hujanan.

Video yang belakangan menjadi viral itu akhirnya mendapat ragam komentar dari netizen. Mereka menuduh buruknya kualitas dari rangka eSAF pengembangan baru dari Astra Honda Motor (AHM).

Rangka eSAF diduga teknlogi baru yang digunakan ke beberapa jenis produksi motor Honda, di antaranya, Beat, Scoppy, Ganio, Vario 125 dan Vario 160.

AHM Respon Video Viral Rangka ESAF Mudah Patah

Direktur Pemasaran PT Astra Honda Motor (AHM), Octavianus Dwi Putro, langsung merespon video viral rangka ESAF mudah patah dan karatan dari konsumennya.

Menurutnya, insiden rangka patah dan berkarat bisa disebabkan banyak hal. Ini bukan berarti ada kesalahan pada produksi.

“Tergantung case-nya, kita banyak sekali menangani (kasus rangka patah). Kalau case-nya kesalahan pemakaian, ya kita akan ganti,” kata Octa kepada wartawan di GIIAS 2023, ICE BSD City, Tangerang.

“Beberapa perlu ada investigasi lebih lanjut, kita akan tangani. Jadi tergantung kasusnya. Ada yang karena pemakaian, ada yang kena air laut. Nah, itu banyak case-nya. Makanya saya enggak bisa ngomong, case by case saja,” ujarnya.

“Kadangkala begini, itu kan korosif. Sama kayak teman-teman yang tinggal di daerah pantai, memang lebih cepat di sana,” tambahnya.

Untuk garansi rangka patah, Octa mengatakan bahwa produsen akan mengganti dengan yang baru apabila terjadi akibat cacat produksi. Tetapi, garansi akan hangus apabila terjadi akibat kesalahan pemakaian.

“Tergantung tadi case-nya, dia masih masuk dalam kriteria dan masa garansi atau enggak. Semua itu kan ada waktunya, ada ketentuannya,” tuturnya.