Demo Kabut Asap, Tiga Mahasiswa Pingsan Sesak Nafas

    Kamis, 12 September 2019 - 14:02 Editor : Redaksi Dibaca : 56 Views

    Menit.co.id – Satu mahasisi dari Fakuktas Ilmu Politik Universitas Riau (Fisip Unri) pingsan saat menggelar aksi demo di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (12/9/19). Sementara dua mahasiswi lainnya dalam kondisi lemah.

    Ketiga mahasiswi ini menurut pengakuan rekan mahasiswi lainnya, sesak napas sebelum salah satunya pingsan kemudian dibawa ke rumah sakit terdekat, menggunakan mobil patroli milik Satpol PP.

    Sedangkan dua lagi sempat diistirahatkan do Mesjid Al-Hidayah, mesjid yang berada di Kantor Gubernur Riau. Ketiga mahasiswi Fisip Unri tersebut bernama Ila, Nur Rofifah serta Aini.

    “Tadi mengeluhkan sesak napas sebelum pingsan. Tiba-tiba tumbang,” ungkap rekan mahasiswi yang ikut membantu mengevakuasi ke dalam mobil patroli.

    Kehadiran mahasiswa Fisip Unri ini untuk mempertanyaka keseriusan Gubernur Riau (Gubri) H Syamsuar serta pihak terkait lainnya untuk menuntaskan persoalan asap yang sudah terjadi dalam berapa bulan terakhir.

    Berbagai poster bertulisan sindiran dipajang dalam aksi ini. Seperti Riau wisata asap. Pemerintah makan asap, rakyat makan asap.

    Selain itu, ada juga tuntutan mahasiswa yang meminta kepada penegak hukum agar korporasi yang terbukti membakar lahan ditangkap, bukan rakyat kecil seperti yang terjadi saat ini.

    “Kehadiran kami di sini untuk mengingatkan pemerintah, agar cepat menyelesaikan masalah asap ini. Jangan sampai setelah banyak rakyat mati karena asap, baru berbuat,” kata Sandewa, selaku koordinator lapangan mahasiswa Fisip Unri.

    Ada pun keberadaan Gubri yang saat ini sedang berada di Thailand ditengah kondisi Riau berasap, Sandewa menyatakan bisa memahami dengan bijak. Karena menurutnya, orang nomor satu di Riau itu pasti tetap memikirkan rakyatnya, ditengah tugasnya sebagai kepala daerah.

    Namun begitu, Sandewa menyatakan kehadiran mahasiswa ke kantor Gubri ini untuk mengingatkan kondisi asap di Riau yang semakin parah.

    “Kita sebenarnya ingin sekali bertemu dengan Gubernur sebagai komandan Satgas Karhutla. Kami paham Gubernur juga melaksankan tugas, dia tetap memikirkan kita juga. Tapi kita kita hanya mengingatkan. Asap di Riau sudah parah. Sudah ribuan terkena Ispa. Jangam sampai ada korban mati karena asap, baru sibuk,” ujar Sandewa.

    Sadar Gubri tidak ada, mahasiswa menuntut agar Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Afrizal Natar Nasution menemui mahasiswa.

    Sempat ditemui perwakilan dari Sekretaris BPBD Riau dan Kadishut Riau, namun mahasiswa tetap menginginkan agar Wagubri hadir menemui mahasiswa.

    [Riau Terkini]



    Komentar Pembaca: