Dua Pekan Hanyut, Jasad Siti Juleha Ditemukan Mengapung di Kuari

    Senin, 17 Desember 2018 - 14:40 Editor : Redaksi Dibaca : 193 Views

    Menit.co.id Jasad bocah perempuan bernama Siti Juleha alias Lela (5 tahun) yang hanyut dan tenggelam di aliran Sungai Batang Lubuh Desa Babussalam, Kecamatan Rambah, Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) ditemukan warga.

    ‎Kapolsek Rambah AKP Hermawan mengatakan jasad korban pertama kali ditemukan operator alat berat bernama Frengki (31 tahun) warga Kumu Desa Rambah, Kecamatan Rambah Hilir, di Kuari milik Anas di Kampung Baru‎ Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah pada Senin pagi (17/12/2018) sekira pukul 10.00 WIB.

    Warga langsung melaporkan penemuan mayat bocah perempuan tersebut ke polisi, dan polisi turun ke TKP untuk mengevakuasi korban, dan langsung membawa mayatnya ke kamar jenazah RSUD Rohul.

    ‎”Dari pakaian yang dipakai, sudah kita pastikan itu mayat korban (Lela),” jelas AKP Hermawan kepada riauterkinicom di RSUD Rohul, Senin.

    ‎AKP Hermawan mengungkapkan saat ditemukan di hari ke-14 di kuari milik Anas, mayat korban dalam posisi telungkup. Kondisi tubuh korban sudah agak rusak dan menimbulkan bau tidak sedap.

    “Pasca ditemukan langsung kita bawa korban ke RSUD Rokan Hulu,” pungkas Kapolsek Rambah AKP Hermawan.

    Dari pantauan riauterkinicom, mendengar mayat bocah perempuan yang tenggelam ditemukan‎, warga Desa Babussalam mulai berdatangan ke kamar jenazah RSUD Rohul.

    Keluarga korban juga menyaksikan langsung, untuk memastikan bahwa mayat yang ditemukan warga merupakan bocah perempuan bernama Lela yang dilaporkan tenggelam di aliran Sungai Batang Lubuh pada Selasa (4/12/2018) sekira pukul 15.00 WIB.

    Ibu bersama sejumlah keluarga korban yang datang menggunakan mobil pick up histeris setibanya di kamar jenazah RSUD Rohul, dan melihat putrinya sudah dalam kondisi membusuk.

    Ibu korban Suryati, didampingi suaminya Ahadin, mengatakan selalu berdoa agar mayat anaknya ditemukan dalam kondisi apapun.

    “Saya berterima kasih kepada seluruh tim pencari selama ini. Saya sudah lega anak saya ditemukan,”‎ Suryati sambil terisak.

    Pasca dilaporkan tenggelam, tim gabungan sempat melakukan pencarian ke hilir sungai. Karena tidak ditemukan, proses pencarian sempat dihentikan di hari ke tujuh‎.

    (Riau Terkini)



    Komentar Pembaca: