Dugong Mati Terdampar di Pulau Kucing, Polewali Mandar

Dugong Mati Terdampar di Pulau Kucing

Menit.co.id – Dugong atau Duyung sejenis mamalia laut mati terdampar di Pulau Kucing, Kecamatan Binuang, Kabupaten Polewali Mandar.

Duyung atau dugong adalah sejenis mamalia laut yang merupakan salah satu anggota Sirenia atau sapi laut yang masih bertahan hidup mencapai usia 22 sampai 25 tahun.

Dugong bukanlah ikan karena menyusui anaknya dan masih merupakan kerabat evolusi dari gajah.

Menurut Komunitas Sahabat Penyu, M Yusri, dugong di temukan sudah dalam keadaan terbujur kaku dan informasinya tidak ada luka maupun goresan pada tubuh dugong.

Dugong yang telah membusuk itu di ketahui memiliki lebar ekor 84 sentimeter, panjang badan 276 sentimeter, lingkar badan 160 sentimeter, dan sirip depan 40 sentimeter.

Yusri mengaku, sebelumnya di peroleh keterangan dari nelayan melalui pesan WhatsApp bahwa ada kematian dugong. Saat itu para nelayan langsung membawa dugong ke pinggir agar tidak hanyut.

“Saya dapat info dari salah satu teman di Tonyaman bahwa ada duyung yang mati. Tetapi warga tidak berani ambil tindakan karena tidak mau berurusan dengan petugas,” kata Yusri.

Pihaknya berkoordinasi dengan petugas Polisi Perairan (Polair) dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDK) untuk proses evakuasi dugong. Mereka juga melakukan pengukuran pada bangkai.

Dugong atau duyung bukanlah ikan karena sifatnya sendiri menyusui anaknya dan masih merupakan kerabat evolusi dari gajah.

Sementara itu, petugas PSDKP Polman, Husyary menjelaskan beberapa bulan yang lalu juga di temukan bayi dugong terdampar di Kampung Pambusuang.

Namun, saat di lakukan karantina di rumah penyu mampie, dugong tidak bertahan lama dan akhirnya mati.