Geledah Rumah Hanan Supangkat, Penyidik KPK Bawa 4 Koper

Geledah Rumah Hanan Supangkat

MENIT.CO.ID – Proses geledah rumah Hanan Supangat berlangsung 7,5 jam dan pihak penyidik KPK berhasil bawa 4 koper berkas di Jakarta Barat.

Penyidik KPK geledah rumah pengusaha Hanan Supangkat di Kembangan, Jakarta Barat. Kamis (7/3/2024), penyidik KPK keluar dari rumah Hanan sekitar pukul 04.30 WIB.

Terlihat sejumlah penyidik membawa keluar empat buah koper yang sudah dilabeli segel KPK. Tak hanya itu, penyidik juga membawa sebuah boks yang sudah ditutup rapat dengan pita perekat.

Penyidik KPK juga membawa dua alat penghitung uang ke bagasi mobil. Penyidik dengan pengawalan petugas kepolisian kemudian meninggalkan kediaman Hanan.

KPK diketahui masuk rumah Hanan untuk menggeledah pukul 21.00 WIB Rabu (6/3). Terlihat sekitar 12 petugas KPK yang datang ke lokasi. Mereka menggunakan tiga mobil dan membawa dua koper.

Satpam setempat sempat menghampiri petugas KPK. Namun, tak berselang lama, para petugas KPK masuk ke dalam rumah.

Beberapa saat setelahnya, dua orang diduga pekerja di rumah Hanan tiba. Mereka langsung masuk ke dalam.

Hanan Supangkat telah diperiksa KPK sebagai saksi terkait perkara dugaan tindak pidana pencucian uang atau TPPU yang menjerat mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo alias SYL. KPK mencecar Hanan soal komunikasi dengan SYL.

“Benar, saksi Hanan S (Jumat, 1/3) telah hadir memenuhi panggilan penyidik KPK sebagai saksi dalam perkara TPPU SYL. Penyidik mendalami pengetahuan saksi antara lain terkait komunikasi antara saksi dengan SYL,” kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri kepada wartawan, Senin (4/3).

Hanan juga dicecar perihal dugaan proyek pekerjaannya di Kementerian Pertanian (Kementan). Ali menerangkan penyidik saat ini masih melengkapi informasi untuk pembuktian dugaan TPPU yang dilakukan SYL.

“Dan juga dikonfirmasi mengenai informasi dugaan adanya proyek pekerjaannya di Kementan. Keterangan saksi memperjelas dugaan perbuatan Tersangka SYL dan tim penyidik saat ini masih terus melengkapi semua informasi terkait pembuktian dugaan TPPU-nya,” kata Ali.

Siapa Hanan Supangkat?

Hanan Supangkat

Hanan Supangkat dikenal sebagai pengusaha yang aktif di beberapa bidang usaha, termasuk sebagai Direktur Utama PT Mulia Knitting Factory yang memproduksi pakaian dalam pria dengan merek Rider. Selain itu, ia juga pernah memimpin Ferrari Owners Club Indonesia (FOCI) untuk periode kepengurusan 2017–2019.

Sementara itu, kasus pemerasan dan penerimaan gratifikasi yang melibatkan SYL telah masuk tahap persidangan. Pada Rabu (28/2/2024), Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK mendakwa SYL, Sekjen Kementan Kasdi Subagyono, dan Direktur Alat dan Mesin Pertanian Muhammad Hatta atas tindak pidana korupsi, yakni pemerasan terhadap pejabat di Kementerian Pertanian selama periode 2020-2023 dengan total nilai sekitar Rp44,54 miliar, serta penerimaan gratifikasi dengan total nilai sekitar Rp40,64 miliar selama periode yang sama.