Hakim Pengadilan Negeri Dumai Vonis 20 Tahun Penjara Kurir Narkoba

  • Bagikan
Pengadilan Negeri Dumai

Menit.co.id – Majelis hakim Pengadilan Negeri Dumai Kelas IA menjatuhi hukuman pidana 20 tahun penjara kepada terdakwa Alex Sander alias Ahin, karena terbukti secara sah terlibat penyelundupan narkoba seberat 20 kilogram jenis sabu-sabu.

Putusan hukuman pidana terdakwa Alex Sander lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Dumai Roslina SH. Dimana tuntutan sebelumnya, JPU Kejari Dumai menuntut Alex Sander dengan hukuman seumur hidup.

Sidang dipimpin Hakim Ketua Hendri Tobing SH, hakim anggota Abdul Wahab SH dan Leberty Oktavianus SH, Selasa (6/7/2021) berlangsung di ruang sidang Pengadilan Negeri Dumai, Jalan Bukit Datuk, Kecamatan Dumai Selatan, Kota Dumai.

Dikutip dari situs SIPP Pengadilan Negeri Dumai, amar putusan majelis hakim menyatakan terdakwa Alex Sander, terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana menyerahkan narkotika golongan I (sabu) lebih dari 5 gram.

Sebagaimana dalam dakwaan Primair JPU pasal 114 ayat (2) UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika. Karenanya, hakim menjatuhkan pidana kepada terdakwa Alex Sander oleh karena itu dengan pidana penjara selama 20 (dua puluh) tahun.

Selain hukuman pidana 20 tahun, terdakwa Alex Sander juga dihukum denda sejumlah Rp1.000.000.000 dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar maka diganti dengan pidana penjara selama 3 (tiga) bulan.

Kemudian Menetapkan masa penangkapan dan penahanan yang telah dijalani terdakwa dikurangkan seluruhnya dari pidana yang dijatuhkan. Sementara untuk barang bukti dalam perkara ini 1 unit mobil Toyota Avanza nopol BM 1244 EN beserta kuncinya.

1 buah STNK kendaraan Toyota Avanza warna putih Nopol BM 1244 EN atas nama Alex Sander dikembalikan kepada yang berhak melalui PT Mandiri Utama Finance Cabang Dumai. Lalu barang bukti 20 kilogram sabu dirampas untuk dimusnahkan.

Sebagai pengingat, bahwa kasus ini bermula pada Minggu 17 Januari 2021 sekitar pukul 16.00 Wib terdakwa Alex Sander dihubungi seorang bos (masuk daftar pencarian orang) untuk menjemput sabu di Jalan Pematang, Kecamatan Rupat Selatan, Bengkalis.

Setelah berhasil menjebut sabu sesuai perintah, terdakwa Alex Sander kemudian mengantarkan sabu tersebut kepada seseorang di Kota Dumai menggunakan mobil Toyota Avanza Nomor Polisi BM 1244 EN.

Sesampainya dirumah, Alex memfoto sabu tersebut dan mengirim foto sabu kepada penyuruh (BOS). Selanjutnya terdakwa memasukan sabu tersebut di belakang kursi tengah mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi BM 1244 EN.

Kemudian pada hari Senin tanggal 18 Januari 2021 sekira pukul 05.30 WIB, Alex Sander menuju Kota Dumai membawa sabu tersebut dengan menggunakan Mobil Toyota Avanza dengan Nomor Polisi BM 1244 EN lalu menyeberang menggunakan kapal Roro.

Setelah selesai melewati dan keluar dari kapal Roro penyeberangan, Alex Sander diberhentikan oleh anggota Polda Riau, tepatnya di Pelabuhan TPI yang berada di Purnama, Kecamatan Dumai Barat, guna dilakukan pemeriksaan.

Pada pemeriksaan itu, polisi berhasil menemukan narkoba jenis sabu-sabu di dalam mobil Toyota Avanza BM 1244 EN yang dikendarai Alex Sander tersebut sebagai mana informasi yang diterima polisi akan ada penyelundupan narkoba.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan Polisi dari mobil Alex Sander yakni, 2 bungkus tas jinjing masing-masing tas berisi 10 bungkus plastik berisi sabu dengan berat kotor setara 20 kilogram.

  • Bagikan