Harimau Sumatera Terkam Dua Ekor Kambing Milik Warga di Siak

  • Bagikan
Harimau Sumatera Terkam Dua Ekor Kambing Milik Warga di Siak

Menit.co.id – Harimau Sumatera masuk permukiman penduduk dan membuat resah warga di Sungai Apit, Kabupaten Siak, karena diduga telah menerkam dua ekor kambing dan ditemukan sudah mati di semak belukar.

Kepala Bidang Balai KSDA Wilayah II Heru Sutmantoro mengatakan harimau muncul di Sungai Apit, Siak. Ini setelah dilaporkan penghulu kampung (kepala desa), Sabtu (26/62021).

“Menurut laporan penghulu kampung, ada serangan binatang buas. Dua ekor kambing yang berada kandang dari 2 lokasi yang berbeda telah dimangsa,” kata Sutmantoro, Senin (28/6/2021).

Berdasarkan pengamatan dari foto jejak, dipastikan binatang buas yang menyerang ternak warga tersebut adalah harimau Sumatera. Jumlahnya diperkirakan hanya ada satu individu.

“Balai BKSDA Riau berkomunikasi secara intens dengan perangkat desa setempat. Sebagai tindak lanjut laporan tersebut Balai BKSDA Riau telah menurunkan tim Wildlife Respons Unit ke lokasi,” katanya.

Keesokan harinya, Minggu (27/6), tim tiba di lokasi. Tim langsung melakukan pengumpulan bukti dan keterangan saksi di tempat kejadian dan menemukan jejak harimau Sumatera.

Terlihat pula ada dua ekor kambing yang ditemukan tewas dengan luka terkaman di bagian ekor. Sementara di kandang terlihat sudah jebol.

Setelah mengumpulkan bukti-bukti dan keterangan saksi, BKSDA memasang camera trap. Termasuk sosialisasi kepada warga untuk lebih waspada.

“Kami telah memasang kamera trap, sosialisasi ke warga dan pemasangan rambu-rambu peringatan.

Sebelumnya, sempat viral di media sosial seekor Harimau Sumatera belajar berburu di wilayah perkebunan Desa Teluk Lanus, Kabupaten Siak.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Balai Besar KSDA Riau, Suharyono menyebut, harimau yang memangsa ternak warga merupakan individu yang sama dengan video sebelumya.

“Sehubungan dengan satu lanskap dan range bisa sampai 150 Kilometer persegi, sangat dimungkinkan individu yang sama dengan video sebelumnya,” terang Suharyono.

Saat ini, PihaK Balai Besar KSDA Riau telah menerjunkan Tim Wildlife Respon ke lokasi, diperkirakan tim tiba di lokasi pada malam hari.

Selanjutnya, tim akan melakukan pengumpulan bukti dan keterangan di lokasi kejadian, selain itu, Tim Wildlife Respon juga akan memasang kamera trap serta pemasangan rambu peringatan.

  • Bagikan