Junaidi Viral, Ini Sosok Siswa SMK Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga

Junaidi Viral Kasus Pembunuhan

MENIT.CO.ID – Nama Junaidi viral di media sosial setelah melalukan pembunuhan terhadap satu keluarga di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur.

Junaidi viral merupakan sosok seorang siswa SMK yang menjadi pelaku pembunuhan satu keluarga dan kasus pemerekosaan terhadap salah satu korban.

Pria bernama Junaidi adalah pelaku pembunuh satu keluarga di Desa Babulu Laut, Kecamatan Babulu, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (6/2) dini hari.

Kasus pembunuhan satu keluarga ini bikin gempar. Tanpa bersalah, Junaidi tega membunuh nyawa 5 anggota keluarga, di mana satu di antaranya adalah anak-anak berusia 3 tahun.

Atas perbuatannya tersebut, Junaidi telah ditangkap dan tengah diperiksa. Belakangan terungkap cinta Junaidi kepada korban yang tidak mendapatkan resti dari keluarga.

Hal ini membuatnya tega menghabisi semua anggota keluarga wanita yang dicintainya. Junaidi yang merupakan siswa SMK tersebut sempat menenggah minuman keras sebelum melakukan aksi pembunuhan.

Dalam kondisi mabuk, Junaedi pulang ke rumah untuk mengambil parang. Satu keluarga yang tewas terdapat lima orang yang terdiri dari suami, istri dan ketiga orang anak.

Korban yakni pasangan suami istri bernama Waluyo (35) dan Sri Winarsih (34) serta tiga anaknya, RJS (15), VDS (11) dan ZAA (3).

Kelima korban tewas bersimbah darah usai ditebas parang oleh Junaedi alias JND. Kapolres PPU AKBP Supriyanto mengkonfirmasi bahwa terduga pelaku sudah diamankan.

Tampang JND memiliki perawakan wajah dengan kumis dan jenggot tipis, tampak mengenakan kaos berwarna hitam cokelat, saat diamankan.

“Pelaku merupakan seorang remaja berusia 16 tahun berinisial J, pelaku masih di bawah umur kelas 3 SMK, 20 hari lagi baru usianya 17 tahun,” ujarnya kepada awak media.

Namun kini beredar luas identitas KTP yang menyatakan JND kelahiran tahun 2006. JND diketahui memiliki hubungan asmara dengan RJS (15), salah satu korban.