Komnas HAM Periksa Ferdy Sambo dan Bharada E

Kakak Asuh Ferdy Sambo
Satu tahun di Polda Metro Jaya, Ferdy ditarik ke Mabes Polri untuk mengisi jabatan Kepala Subdirektorat IV Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal dengan pangkat Komisaris Besar. Lalu, pada 8 November 2019, Kepala Polisi Jenderal Idham Azis mengangkat Ferdy sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri. Pangkatnya naik menjadi Brigadir Jenderal. ANTARA

Menit.co.id – Komnas HAM akan periksa Irjen Ferdy Sambo dan Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E, hari ini, Jumat 12 Agustus 2022.

Komisi Nasional Hak Asasi Manusia alias Komnas HAM akan memeriksa Irjen Ferdy Sambo, mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri.

Bhayangkara Dua Richard Eliezer Pudihang Lumiu alias Bharada E di Mako Brimob Polri di Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, sore hari ini, Jumat, 12 Agustus 2022.

Komisioner Komnas HAM Choirul Anam menyatakan agenda pemeriksaan Ferdy dan ajudannya itu akan dilakukan pada pukul 15.00 WIB.

“Hari ini Komnas HAM akan ke Mako Brimob untuk memeriksa Ferdy Sambo dan Bharada E,” kata Choirul Anam kepada Tempo.

Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo juga mengonfirmasi agenda pemeriksaan Komnas HAM terhadap Ferdy dan Bharada E di Mako Brimob.

Jenderal bintang dua ini mengatakan Bharada E hanya akan di periksa di Mako Brimob dan bukan pemindahan lokasi penahanan.

Sebelumnya, Komnasham batal memeriksa Ferdy pada Kamis kemarin.

Rencana pemeriksaan itu sebetulnya sudah dijadwalkan sejak Selasa lalu untuk menggali peran Ferdy dalam penembakan ajudannya sendiri Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J.

Saat mengonfirmasi pembatalan, Komisoner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara memastikan pihaknya bakal melakukan jadwal ulang.

“Iya (dijadwal ulang). Soal waktunya, nanti dikoordinasikan dengan Timsus,” ujar Beka saat dihubungi Tempo, Kamis, 11 Agustus lalu.

Tim Khusus bentukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo telah menetapkan empat tersangka pembunuhan Brigadir Yosua.

Mereka adalah Ferdy Sambo, Bharada E alias Richard Eliezer Pudihang Lumiu, Brigadir Ricky Rizal, dan KM alias Kuat sopir dari istri Ferdy Sambo, Putri Chandrawati.

Atas perbuatannya membunuh Brigadir J, Ferdy Sambo diancam dengan Pasal 340 subsider Pasal 338 juncto Pasal 55 dan Pasal 56 KUHP dengan hukuman pidana maksimal hukuman mati, penjara seumur hidup, dan 20 tahun perjara.

Pasal yang di kenakan kepada Ferdy Sambo sama seperti yang di kenakan terhadap Brigadir Ricky Rizal, ajudan istrinya, Putri Candrawathi.

Sementara Bharada E dikenakan Pasal 338 juncto Pasal 55 dan 56 KUHP. Satu tersangka lainnya yang ikut terjerat kasus pembunuhan Brigadir J ini adalah Kuat, supir Ferdy Sambo.

Putri juga di jadwalkan menjalani pemeriksaan oleh Komnas HAM hari ini, namun belum dapat dipastikan apakah dia akan hadir atau tidak.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS