Najwa Shihab Jadi Korban Pelecehan, Felixius Juang Seda Resmi Minta Maaf

Najwa Shihab Jadi Korban Pelecehan

MENIT.CO.ID – Najwa Shihab namanya sedang menjadi sorotan publik setelah menjadi korban pelecehaan oleh seorang komika bernama Felixius Juang Seda.

Najwa Shihab menjadi korban pelecehaan Felixius Juang Seda saat acara Desak Anies Yogyakarta yang berlangsung pada Selasa (23/1) kemarin.

Atas kejadian ini, Felixius Juang Seda langsung menyampaikan permohonan maaf karena telah melecehkan Najwa Shihab dalam acara Desak Anies Yogyakarta.

Penasaran seperti apa kejadian pelecehaan yang menimpa Najwa Shihab? Dalam acara tersebut, Felix Seda berusaha merayu dan melontarkan gombalan kepada Najwa Shihab.

Gombalan tersebut berisi pengandaian Felix bahwa Najwa Shihab yang kala itu tampil mengenakan pakaian berwarna putih mirip dengan kasur di rumahnya.

Pengandaian tersebut lantas membuat Felix Seda ingin meniduri Najwa yang mirip kasur di rumahnya.

“Mbak Nana cantik banget bajunya putih-putih kayak sprei di rumah saya, rasanya jadi pengin nidurin,” canda Felix Seda dalam tayangan yang beredar di YouTube dikutip pada Rabu (24/1).

Siapa sangka, lelucon tersebut rupanya membuat seorang penonton melayangkan protes dan menganggap Felix Seda telah melecehkan Najwa Shihab.

“Saya sangat menyayangkan mengapa ruang aman berdemokrasi yang sedang coba kita inisiasi bersama ini masih ada pembolehan, kewajaran menyampaikan materi yang sifatnya seksis dan misoginis,” kata wanita yang diketahui bernama Emma tersebut.

Felix Seda yang sadar akan perbuatannya langsung mengungkapkan permohonan maaf secara langsung kepada Najwa Shihab.

“Saya Felixius Juang Seda mau meminta maaf ke Mbak Najwa Shihab terkait gombalan dari saya waktu tampil di acara Desak Anies Yogyakarta,” ujar Felix Seda.

Najwa Shihab yang tak ingin memperpanjang masalah lantas memberikan maaf atas lelucon sensitif yang terlontar dari mulut Felix Seda.

“Mudah-mudahan bisa lebih sensitif dalam memilih jokes gitu ya, mudah-mudahan bisa terus belajar, dan pengalaman ini bisa jadi bahan untuk bisa reflektif, menjadi komika yang lebih cerdas dalam memilih lawakan, lebih sensitif, dan juga bisa memperbaiki diri,” jawab Najwa Shihab.