Nakes Ogan Ilir Viral Berkat Video Call Bugil 48 Detik

Nakes Ogan Ilir

MENIT.CO.ID – Baru-baru ini telah beredar sebuah video milik seorang nakes Ogan Ilir melakukan video call bugil 48 detik bersama pria dari dalam kamar mandi.

Rekaman video nakes Ogan Ilir bugil sambil video call di dalam kamar mandi beredar luas ke media sosial hingga menjadi topik perbincangan hangat para warganet.

Sosok wanita dalam video viral nakes Ogan Ilir bugil sambil video call di kamar mandi merupaka tenaga honorer di Puskesmas Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Sebagaimana video yang berhasil Menit News lihat dari beberapa foto tangkapan layar ponsel, terlihat seorang wanita sedang berada di dalam kamar mandi.

Sang wanita dalam video viral 48 detik itu tampak sedang mandi. Tangan kanannya memegang sebuah gayung plastik berwarna biru dan celakanya sambil video call dengan seorang pria.

Belum diketahui apa motif dari beredarnya video viral nakes Ogan Ilir sampai menjadi buah bibir masyarakat. Yang jelasnya, sosok pemeran wanita sudah diketahui identitasnya.

Siapa itu Nakes Ogan Ilir Video Call Bugil?

Wanita itu disebut berinisial I (30) dan merupakan seorang nakes honorer, bertugas di Puskesmas Tanjung Raja, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan.

Kepala Puskesmas Tanjung Raja, Ruhul Amin membenarkannya. “Iya (I), sudah bekerja di sini (sebagai nakes honorer) sekitar dua tahunan,” kata Amin mengutip pemberitaan dari detikSumbagsel, Selasa (18/7/2023).

Amin sendiri mengakui jika ia telah menerima video berdurasi 48 detik itu dari seseorang yang dia sebut Mr X, sekitar sebulan yang lalu.

Namun, terkait pria yang diduga sedang video call dengan I, Amin mengaku tak mengenalinya. I sendiri disebut masih berstatus lajang dan berusia sekitar 30 tahun.

“Sebulanan lah, saya dapat (video call bugil I) dari Mister X. (Pria) itu kayaknya kenalan dekatnya” katanya.

Setelah mendapat informasi itu, sejak sebulan lalu pihak puskesmas pun langsung memanggil I. I mengaku menyesal video bugilnya itu bisa tersebar.

“Dia ngakunya tidak tahu kenapa bisa ada rekaman itu. Saat tahu ada video itu dia menangis dan menyesal. Dia masih gadis, usianya sekitar 30 tahunan,” katanya.

“Yang bersangkutan sudah saya suruh melapor ke Polres. Jadi kami dari pihak puskesmas menunggu hasil dari Polres, untuk bagaimana tindakan kami selanjutnya,” tambahnya.

Terkait ada kejadian itu, Ruhul mengaku pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) OI. “Kita sudah koordinasi dengan Dinkes terkait hal ini,” jelasnya.

Sementara, Kadinkes OI Hendra Kudeta mengaku, akan memanggil Kepala Puskesmas untuk mengetahui lebih jelas terkait hal itu.

“Kami belum tahu, karena nakes kami kan banyak jadi saya tidak hafal satu persatu. Nanti saya akan panggil kepala Puskesmas untuk tahu seperti apa kejadian yang sebenarnya,” kata Hendra terpisah.

Kasat Reskrim Polres OI AKP Regan Kusuma pun membenarkan pihaknya telah menerima laporan itu.

Regan mengaku telah melayangkan surat panggil kepada I untuk hadir memberikan keterangan atas kejadian tersebut.

“LPN-nya sudah ada. Kita sudah kirim (I) undangan klarifikasi. Rencana (I) hadir memberikan keterangan di Mapolres, minggu-minggu ini,” kata Regan.