Ratusan Warga Jambi Tertipu Investasi Ternak Ikan Lele

  • Bagikan
Investasi Ternak Ikan Lele

Menit.co.id – Ratusan warga di Kabupaten Muaro Jambi tertipu investasi ternak ikan lele. PT DHD Mitra Indotama Jambi di duga merugikan ratusan warga.

Bukan beruntung dari hasil investasi ternak ikan lele, ratusan warga mengalami kerugian nilai uangnya mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

Investasi ikan lele dengan sistem bagi hasil ini dengan modus menanam modal kepada PT DHD senilai Rp10 juta per satu kolam. Saat panen, masyarakat bisa mendapat keuntungan mencapai Rp960 ribu per satu kolam.

Namun, dalam perjalanan investasi, ternyata masyarakat kena tipu sampai merugi mencapai Rp1,4 miliar. Warga pun langsung melapor ke Ditreskrimsus Polda Jambi.

Penyedia area kolam lele, Yushernawan menjelaskan posisinya dalam perkara ini. Ia menekankan sejak banyak warga protes investasi, statusya hanya sebatas pemilik lahan yang menyewakan kepada PT DHD.

“Saya hanya penyedia tempat kolam. Total awal 6 hektare namun yang di sewa hanya 2 hektare. Dan, soal macet saya tidak tahu karena pihak menajemen tidak pernah cerita,” ujar Yushermawan, Selasa, 18 Oktober 2021.

Yus menyebut, investasi ikan lele sudah dari 2018. Namun, secara mendadak investasi macet bulan Januari. Pun, mulai Juni ,masyarakat mulai banyak memprotes karena tidak ada masuk hasil keuntungan ke rekening.

“Kalau kolam Investasi ikan lele di Desa Kebun 9, Kecamatan sungai gelam mencapai 900 kolam. Dan, tidak jauh dari lokasi ada juga 400 kolam hingga sampai di Kecamatan Kumpe mencapai 300 kolam,” tuturnya.

“Di totalkan semua se Kabupaten Muaro Jambi seribu lebih kolam investasi macet,” ujarnya.

  • Bagikan