Video Viral Istri Kepala Desa Beredar dan Berujung Laporan Polisi

Video Viral Istri Kepala Desa

Menit.co.id – Video viral istri kepala desa bersama seorang pria di Kabupaten Belu, Provinsi Nusa Tenggara Timur, beredar dan berujung laporan polisi.

Pasangan bukan suami istri itu melakukan adegan aduhai dan di rekam oleh pria beristri yang belakangan di ketahui berinisial YB alias Daru dengan ponsel kamera.

YB alias Daru memiliki istri bernama VA alias Roni dan sudah memiliki anak. Sedangkan pemeran wanitanya adalah MDBM alias Lawa yang merupakan istri Kepala Desa (Kades) di Kabupaten Belu.

Kasus itu sempat di selesaikan secara adat, namun tidak ada kesepakatan sehingga berlanjut dengan proses hukum di kepolisian.

Awal Temuan Video Viral Istri Kepala Desa

Video viral istri kepala desa itu awalnya di temukan Roni, istri YB alias Daru, Kamis (14/4) yang saat itu sedang di charge di atas meja.

Saat itu, YB alias Daru berangkat ke Desa Fulur untuk bermain bola voly. Roni, istri YN alias Daru awalnya membuka galeri handphone suaminya untuk melihat foto anak-anaknya.

Tanpa sengaja dia menemukan video aduhai suaminya YB alias Daru dengan MDBM alias Lawa yang juga istri Kepala Desa Mahuitas, Kabupaten Belu.

Dalam video itu, YB alias Daru yang hanya mengenakan baju kaos dan sedang melakukan kuda-kudaan enak dalam sejumlah posisi dengan Lawa.

Daru merekam dengan handphone miliknya semua adegan gulat enak tersebut. Video viral istri kepala desa itu berdurasi 2 menit lebih.

Datangi Istri Kepala Desa

Melihat video tak layak konsumsi antara suami dan istri Kepala Desa itu, Roni langsung menuju rumah kepala desa dan bertemu Lawa guna menanyakan soal video tersebut.

Tanpa merasa bersalah, Lawa dengan enteng menanyakan soal bukti yang di pegang Roni, istri YB alias Daru. Roni menjawab kalau ia sudah memegang handphone milik Daru suaminya.

Lawa kemudian menanyakan keberadaan Daru. Roni pun menjawab kalau Daru sudah ke Fulur untuk bermain bola voli. Lawa langsung meminta bantuan tukang ojek mengantarnya ke Fulur.

Saat bertemu Daru di Fulur, Lawa malah menyuruh Daru untuk melarikan diri dan Daru pun kabur serta tidak pulang ke rumah.

Keesokan harinya, Jumat (15/4), Roni kembali mendatangi rumah Lawa dan keduanya sempat terlibat adu mulut. Sampai berujung proses mediasi.

Video Istri Kepala Desa Viral, Penyelesaian Secara Adat

Roni, istri YB alias Daru, pemeran pria dalam video yang viral itu lalu mengadukan masalah tersebut kepada LM alias Lukas yang tidak lain adalah pamannya sendiri.

Dan AL alias Agus yang merupakan ketua suku. Roni juga memperlihatkan bukti video gulat enak guna memperkuat pengaduannya.

Selanjutnya, Roni, ketua suku dan keluarga melaporkan perkara tersebut ke Hakim Perdamaian Desa (HPD) Mahuitas, Kabupaten Belu, NTT.

Atas dasar laporan itu, HPD Mahuitas berupaya menyelesaikan perkara video istri kepala desa dalam forum tersebut, Senin (18/4) dan di hadiri oleh Lawa.

Dalam proses penyelesaian kasus itu, Lawa mengakui sekaligus membenarkan adanya video viral tersebut yang berisi tentangnya dengan selingkuhannya.

Forum rembuk HPD tersebut buntu dan tidak menemukan jalan keluar sehingga pada Selasa (19/4), LM alias Lukas selaku paman dari Roni bersama ketua suku.

Serta kepala Hakim Perdamaian Desa serta Ketua BPD Desa Mahuitas, ABM alias Antonius melaporkan perkara tersebut agar diproses sesuai aturan hukum yang berlaku ke Polsek Lamaknen.

Membuat Laporan Polisi

Karena gagal di selesaikan oleh Hakim Perdamaian Desa (HPD) Mahuitas, kasus video istri kepala desa dan pria beristri itu kemudian di laporkan LM alias Lukas ke Polsek Lamaknen.

Lukas merasa tidak puas serta malu atas perbuataan dari istri kepala desa Mahuitas tersebut. Atas laporan itu, polisi kemudian memeriksa pelapor dan memeriksa sejumlah saksi.

Polisi juga meminta keterangan Roni selaku istri dari YB alias Daru selaku korban kasus ini.

Polisi juga mengamankan satu unit handphone milik Daru yang menyimpan video mesum tersebut sebagai barang bukti.

Kapolsek Lamaknen, Ipda Yesaya Lontorin yang di konfirmasi Rabu (20/4) membenarkan kejadian ini dan mengaku sudah menerima laporan polisi.

“Sudah di laporkan. Untuk sementara masih dalam tahap penyelidikan. saksi-saksi sudah diambil keterangan kemarin,” ujarnya.

Pihaknya juga sudah membuat undangan untuk istri kepala desa bahwa pada Jumat (22/4) untuk diambil keterangan.

“Tadi kami telah mengirim undangan klarifikasi terhadap terlapor perempuan MDBM selaku istrinya Kepala Desa dan akan dilakukan klarifikasi pada hari Jumat tanggal 22 April 2022,” tandasnya.

Kapolsek Lamaknen, Ipda Yesaya Lontorin, menyarankan agar kasus ini dikonfirmasi ke Kasat Reskrim Polres Belu.