Viral Video Pasangan Sejoli Mesum di Kebun Teh Karanganyar

  • Bagikan
Viral Video Pasangan Sejoli Mesum di Kebun Teh Karanganyar
Viral Video Pasangan Sejoli Mesum di Kebun Teh Karanganyar

Menit.co.idViral video pasangan sejoli melakukan adekan mesum saat berkunjung di kawasan wisata kebun teh Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar.

Kepala Desa Kemuning, Ngargoyoso, Karanganyar, Widadi Nur Widyoko, angkat bicara terkait kasus ini.

Yoko, sapaan akrabnya, membenarkan peristiwa tersebut terjadi di salah satu area wisata kebun teh Kemuning di Kecamatan Ngargoyoso pada Minggu (6/6/2021).

Yoko mengaku awalnya tidak mengetahui video yang viral di media sosial itu. Dia menelusuri video itu karena orang yang merekam video itu sempat menyorot tulisan Command Center Smart Village Nusantara.

Dia menduga video tersebut diambil dari dalam ruangan Command Center di kompleks Kantor Desa Kemuning.

“Betul, dua sejoli itu tertangkap kamera CCTV yang ada di kebun teh. Di tengah kebun teh itu ada satu tiang. Tingginya ada sembilan meteran. Di situ ada sejumlah alat seperti penarik sinyal internet, CCTV, pengeras suara, dan lain-lain,” kata Yoko, Senin (7/6/2021).

Melakukan Tindakan Internal

Yoko menyayangkan keputusan orang yang merekam video tangkapan kamera CCTV di dalam Command Center dan menyebarkan ke media sosial. Dia mengaku sudah melakukan tindakan internal terhadap orang-orang yang mengelola Command Center.

“Sudah (Iambil tindakan internal) kemarin (Minggu) sudah kami koordinasikan dengan Polsek Ngargoyoso juga Polres Karanganyar. Mereka mencari tahu karena itu viral. Kaitannya kan menyebar ke umum. Sebetulnya tidak perlu menjadi viral, tidak pantas diumumkan seperti itu,” tutur dia.

Informasi dari berbagai sumber, video berisi rekaman tayangan kamera CCTV di kebun teh itu diambil saat sejumlah teknisi sedang melakukan perawatan alat dari dalam Command Center Desa Kemuning.

Tetapi, Yoko menuturkan orang yang menyebarkan video tersebut bukan teknisi Command Center.

“Maintenance, perawatan alat di kantor desa. Tetapi malah bocor. Saya malah khawatir kalau vulgar. Itu bisa berbahaya. Iya (bukan teknisi Command Center yang menyebarkan, tapi teknisi dari luar). Informasinya seperti itu, tapi kan kami belum bertemu langsung, belum klarifikasi,” tutur dia.

Dihubungi secara terpisah, Camat Ngargoyoso, Dwi Cahyono, menyampaikan sudah menerima informasi perihal kejadian tersebut. Dwi menyerahkan kasus tersebut kepada pemerintah Desa Kemuning.

“Pak Kades sudah konfirmasi soal video itu. Tapi kan tetap akan diselesaikan. Salah satunya melalui pembinaan internal. Termasuk evaluasi terhadap pengelola wisata,” ungkap Dwi saat berbincang dengan Solopos.com melalui sambungan telepon, Senin.

  • Bagikan