Ini Arti Wakanda No More, Indonesia Forever yang Viral di Medsos

Arti Wakanda No More, Indonesia Forever

MENIT.CO.ID – Banyak sekali warganet yang mencari tahu arti wakanda forever. Hal ini menyusul pernyataan Anies Baswedan dengan pernyataan pamungkas wakanda no more, Indonesia forever.

Calon Presiden nomor urut 1, Anies Baswedan, mengakhiri sesi debat pertamanya dengan pernyataan tegas, ‘Wakanda no more, Indonesia forever.’ Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bagian dari komitmennya untuk menjaga kebebasan berpendapat bagi seluruh masyarakat Indonesia.

“Bagi anak-anak muda, kita menyadari bahwa ini adalah pemilu untuk masa depan. Anda adalah pemilik masa depan. Saya yakin Anda akan memilih seseorang yang serius menjadi presiden, bukan seseorang yang main-main,” kata Anies.

“Ketika berbicara tentang masa depan, saya ingin menegaskan bahwa kebebasan berpendapat akan dijamin, dan kita tidak akan membiarkan ketakutan menghantui. Oleh karena itu, saya menyampaikan, ‘Tak ada lagi Wakanda. Indonesia selamanya,’” tambahnya.

Ungkapan ini kemudian menjadi viral di kalangan netizen di media sosial. Melalui akun pribadinya, Anies bahkan memposting potongan video dengan keterangan ‘Wakanda no More, Indonesia forever.’

Postingan tersebut mendapat respons positif dari netizen. Hingga saat artikel ini ditulis, postingan tersebut telah dilihat lebih dari 3,6 juta kali, dengan 741 komentar, 5.000 retweet, dan 17.000 suka.

Dalam konteks ini, apa yang dimaksud dengan “Wakanda no More, Indonesia forever”?

Untuk informasi lebih lanjut, referensi terhadap Wakanda diambil dari film populer Disney Marvel, “Black Panther: Wakanda Forever.”

Dalam dunia fiksi Marvel Universe, Wakanda adalah sebuah negara yang awalnya tersembunyi dari dunia luar. Negara ini makmur karena mempertahankan budayanya tanpa terpengaruh oleh budaya luar, memiliki sumber daya melimpah, dan menyimpan komponen penting untuk senjata canggih.

Namun, istilah ‘negara Wakanda’ kemudian digunakan oleh netizen Indonesia untuk merujuk pada kondisi yang tidak ideal atau keanehan yang terjadi di negara ini.

Contohnya adalah pernyataan seorang netizen yang menyebut, “Orang-orang pintar di Wakanda tidak betah dengan birokrasi negara agar masih bisa ‘dikendalikan’,” merujuk pada isu yang tidak terkait dengan debat calon presiden dan wakil presiden 2024.

Seorang netizen lain menyampaikan, “Hanya di negara Wakanda, korban KIPI banyak yang tidak terdata,” merujuk pada percakapan di media sosial.