Video Viral Prabowo Sebut Ndasmu Etik, Juru Biacara Bilang Begini

Video Viral Prabowo Sebut Ndasmu Etik

MENIT.CO.IDVideo viral Prabowo sebut Ndasmu Etik beredar melalui media sosial. Atas kejadian ini, Juru Bicara Prabowo Subianto langsung bilang begini.

Juru bicara Prabowo Subianto, Dahnil Anzar Simanjuntak, memberikan klarifikasi terkait ucapan kontroversial yang dilontarkan oleh Prabowo dalam sebuah video yang menjadi viral di media sosial X. Dahnil menyatakan bahwa ucapan tersebut hanyalah sebuah candaan.

“Pak Prabowo memiliki kecenderungan untuk bercanda, dan ini merupakan candaan belaka kepada kader-kader Gerindra. Ini sepenuhnya candaan, tanpa maksud lain. Hubungan Pak Prabowo baik dengan Pak Ganjar maupun Pak Anies. Ini hanyalah candaan di antara sahabat,” ungkap Dahnil seperti yang dikutip dari detik.com pada Sabtu (16/12/2023).

Ucapan ‘ndasmu etik’ yang diucapkan Prabowo sebelumnya menjadi perbincangan hangat di X pada Sabtu (16/12/2023). Dalam video singkat yang beredar di X (sebelumnya Twitter), Prabowo mengatakan, “Bagaimana perasaan Mas Prabowo? Soal etik, etik, etik. Ndasmu etik.” Video tersebut diduga diambil dalam sebuah acara internal Partai Gerindra yang dihadiri oleh para kader.

Ucapan ini kemungkinan terkait dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) mengenai batasan usia calon presiden dan calon wakil presiden. Keputusan MK tersebut menjadi landasan bagi Gibran Rakabuming Raka untuk menjadi calon wakil presiden Prabowo, meskipun belum mencapai usia 40 tahun.

Dampak dari keputusan tersebut, Ketua MK Anwar Usman, yang juga merupakan paman Gibran, dicopot dari jabatannya karena dianggap melanggar etika.

Dahnil Anzar menjelaskan bahwa ucapan Prabowo di hadapan kader Gerindra harus dipahami dalam konteks bercanda. Menurut Dahnil, tidak ada niat serius di balik ucapan tersebut.

Dahnil menyatakan bahwa maksud Prabowo adalah mengajak semua pihak untuk melakukan introspeksi diri dan tidak menilai buruk pihak lain.

“Maksud Pak Prabowo adalah untuk bersama-sama merenungkan isi pikiran dan hati kita, sejenis refleksi akhir pekan. Ini bukan tentang menjelek-jelekkan orang lain, tetapi lebih kepada memeriksa diri sendiri,” ujar Dahnil.

Dahnil juga mencatat bahwa juru bicara Anies Baswedan sebelumnya juga menyampaikan pandangan positif terkait kemungkinan Gibran menjadi calon wakil presiden.

“Tiga bulan lalu, juru bicara resmi Pak Anies mengatakan bahwa Pak Anies dan Mas Gibran adalah pasangan yang cocok. Bahkan juru bicara resmi Anies Baswedan menyatakan bahwa Gibran cocok menjadi wakil presiden untuk dua periode,” tambah Dahnil.

Selain dari pihak Anies, menurut Dahnil, pihak Ganjar Pranowo juga telah membahas potensi Gibran sebagai calon wakil presiden. Pernyataan tersebut, menurut Dahnil, telah disampaikan oleh Ketua DPP PDIP Puan Maharani.

“Begitu pula dengan Mas Ganjar, sejak awal Mbak Puan membuka kemungkinan bahwa Mas Gibran dapat menjadi wakil dari Mas Ganjar,” kata Dahnil.