9 Fakta Eksistensi Telkomsel Selama 23 Tahun

  • Bagikan
Telkomsel Hadirkan Keuntungan Berlebih Bagi Pelanggan Lakukan Registrasi Prabayar.

Menit.co.id Perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia, Telkomsel, menyampaikan beberapa pencapaiannya di Indonesia. Pencapaian ini diraih Telkomsel selama 23 tahun perusahaan tersebut berdiri.

Sejak berdiri pada 26 Mei 1995, Telkomsel telah menjadi perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia. Cakupannya telah menjangkau seluruh Indonesia, bahkan wilayah pedalaman sampai perbatasan, dengan lebih dari 100 juta pengguna.

Berikut beberapa fakta pencapaian Telkomsel dalam 23 tahun eksistensinya di Indonesia.

1. Digital Company, bukan lagi telekomunikasi

Bisnis digital menjadi kontributor pertumbuhan Telkomsel yang signifikan sesuai fokus perusahaan untuk tetap menjadi yang terdepan dalam membangun ekosistem digital yang produktif dan konstruktif berbasis Device,Network, dan Application (DNA).

2. Bisnis digital tumbuh signifikan

Pada kuartal pertama tahun 2018, bisnis digital Telkomsel tumbuh 24,8 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Pertumbuhan ini berkontribusi terhadap 48 persen dari total pendapatan Telkomsel atau meningkat dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 37,7 persen.

“Kami tetap fokus mengembangkan ekosistem digital, di antaranya dengan terus menggelar infrastruktur jaringan secara agresif, terutama BTS berbasis teknologi mobile broadband. Kami pun menyediakan berbagai pilihan solusi layanan digital untuk melayani kebutuhan digital lifestyle pelanggan dan masyarakat Indonesia,” jelas Direktur Utama Telkomsel, Ririek Adriansyah, dalam keterangannya, Sabtu 26 Mei 2018.

3. Serius gelar broadband

Fokus Telkomsel di bisnis digital terlihat dari keseriusan menggelar infrastruktur jaringan broadband. Sepanjang kuartal pertama 2018, Telkomsel membangun lebih dari 6.900 BTS baru yang seluruhnya merupakan BTS 4G.

Secara total hingga kuartal pertama tahun 2018 Telkomsel telah menggelar lebih dari 167.000 BTS di seluruh Indonesia, meningkat 23,2 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

4. Pengguna 4G terbanyak

Dari seluruh BTS tersebut, sekitar 70 persen di antaranya merupakan BTS 3G dan 4G. Dalam periode yang sama, penggunaan perangkat 3G dan 4G di jaringan Telkomsel meningkat 35,2 persen. Kini Telkomsel melayani lebih dari 108 juta pelanggan data, yang mana 55 juta di antaranya merupakan pelanggan 4G.

5. Layanan data meningkat drastis

Penggunaan layanan data (payload) pun meningkat drastis sebesar 145,8 persen dibandingkan kuartal pertama tahun lalu.

6. Bisnis digital yang lengkap

Pertumbuhan juga terjadi untuk layanan digital Telkomsel sebesar 61,1 persen yang dikontribusi dengan meningkatnya penggunaan berbagai layanan digital lifestyle, seperti video, musik, game, dan value added service (VAS); digital advertising; digital payment T-Cash; digital banking; dan Internet of Things (IoT).

“Kami senantiasa berupaya mendorong pemanfaatan jaringan broadband secara lebih optimal sehingga memberikan manfaat yang maksimal bagi pelanggan. Untuk itu, Telkomsel terus melakukan berbagai improvement untuk menyajikan pengalaman mobile digital lifestyle terbaik kepada para pelanggannya,” jelas Ririek.

7. Startup dan anak muda

Pengembangan ekosistem digital di Indonesia memicu lahirnya berbagai solusi yang dapat meningkatkan produktivitas dan mendorong berbagai perubahan ekonomi, sosial, dan budaya di masyarakat. Beberapa program yang digagas Telkomsel juga mengacu pada perkembangan usaha rintisan (startup), misalnya NextDev, IndonesiaNext sampai NextdevAcademy. Semua menjadi wadah penajaman kualitas sumber daya anak bangsa.

Ririek berharap seluruh pihak di industri telekomunikasi di Indonesia dapat mempertahankan iklim industri yang sehat dan berkelanjutan.

“Kami juga mendorong anak muda Indonesia untuk menjadi lokomotif terdepan perkembangan digital di Tanah Air, khususnya para pengembang aplikasi dan startup yang memiliki peran yang amat sentral untuk menciptakan terobosan-terobosan baru di platform digital,” kata Ririek.

8. Tak lupa wilayah pedalaman dan perbatasan

Dalam kurun 3 tahun belakangan, Telkomsel telah membangun 551 BTS di wilayah pedesaan. Ke depan akan ditambah 17 BTS jadi total 568 unit di 568 desa.

Semua BTS itu diletakkan di wilayah terisolir yang tersebar di 14 provinsi, yakni Sumatera Utara, Kepulauan Jambi, Sumatera Barat, Jambi, NTT, NTB, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Dari 568 BTS itu sebanyak 47 di antaranya merupakan BTS 4G.

9. Perusahaan digital telekomunikasi masa depan

Ke depannya, kata Ririek, Telkomsel akan terus melanjutkan pengembangan ekosistem digital untuk memperluas jangkauan dan ragam layanan digital sebagai pondasi penting dalam transformasi digital Telkomsel.

“Terbentuknya ekosistem digital menjadi pondasi utama Telkomsel untuk menjadi digital telecommunication company yang sukses, untuk Indonesia yang gemilang,” ujar Ririek.

Sumber: viva

  • Bagikan