5 Energi Alternatif Ramah Lingkungan

Energi Alternatif

Menit.co.id – Panas bumi adalah energi alternatif ramah lingkungan yang dapat menopang upaya pemenuhan kebutuhan energi bersih Indonesia di masa depan.

Lalu, seperti apa energi panas bumi itu? Panas bumi merupakan sumber energi panas yang terbentuk di dalam kerak bumi.

Energi ini tersimpan dalam bentuk uap air atau air panas yang berasal dari pemanasan batuan dan air, bersama dengan unsur lainnya.

Berdasarkan informasi dari Ditjen Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), secara teknis air akan meresap ke dalam tanah hingga batuan reservoir.

Air tersebut kemudian terpanaskan oleh magma yang menjadi sumber panas utama hingga berubah menjadi air panas atau uap panas.

Panas bumi memiliki banyak kegunaan dan manfaat. Secara langsung bisa di manfaatkan untuk geowisata seperti Kawah Kamojang di Garut, Jawa Barat.

Di wilayah Kamojang, panas bumi juga di manfaatkan oleh sektor agrobisnis sebagai energi untuk mengeringkan biji kopi. Sementara secara tidak langsung, panas bumi bisa dimanfaatkan untuk menghasilkan listrik.

Indonesia memiliki sejumlah pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) di mana salah satu operatornya adalah Pertamina Geothermal Energy.

Kapasitas terpasang pembangkit panas bumi Indonesia juga terbesar kedua di dunia setelah Amerika Serikat, yakni 2.131 Megawatt (MW).

Apa Sumber Energi Alternatif Ramah Lingkungan?

Dalam kehidupan sehari-hari, manusia, hewan, dan tumbuhan memerlukan energi. Salah satunya sumber energi yang paling banyak di gunakan manusia yakni minyak bumi.

Padahal energi jenis ini merupakan sumber daya alam tidak dapat di perbarui dan sifatnya yang tidak ramah pada lingkungan.

Energi alternatif adalah sumber energi selain minyak bumi, gas alam, dan batu bara. Contohnya adalah matahari, panas bumi, air, dan angin. Berikut ini adalah sumber energi alternatif ramah lingkungan?

Baca selengkapnya di sini : Mengenal 5 Energi Alternatif Ramah Lingkungan

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS