Google Gemini AI, Lebih Canggih dari Bard dan ChatGPT

Google Gemini AI

MENIT.CO.IDGoogle Gemini AI mendadak jadi perbincangan hangat para pengguna internet di seluruh dunia. Rumornya, Gemini AI lebih canggih dari Bard dan ChatGPT.

Benarkah Google Gemini AI yang sedang dirangcang ini lebih canggih dari Bard dan ChatGPT? Temukan jawaban lengkapnya melalui ulasan secara lengkap berikut ini.

Menurut rumor yang beredar, Google telah membuat inovasi baru AI yang lebih canggih dari Bard dan ChatGPT. Nama proyek baru Google itu adalah Gemini AI.

Menurut lapora The Information, Google tengah mengembangkan proyek AI Gemini terbesarnya, yang direncanakan untuk diluncurkan pada awal musim gugur ini.

Google Gemini AI merupakan generasi berikutnya dari model dasar AI yang terdiri atas sekelompok besar model pembelajaran mesin.

“Dengan Gemini AI, Google berharap dapat melampaui persaingan yang terutama terfokus pada model bahasa tunggal.”

“Gemini memiliki kemampuan untuk menggabungkan teks percakapan dengan pembuatan gambar AI, sehingga lebih cocok untuk berbagai kasus penggunaan,” tulis laporan AndroidAuthority.

Apa Kelebihan Google Gemini AI?

Masih dalam laporannya, bahwa Google Gemini AI tidak hanya mampu menghasilkan teks seperti ChatGPT, tetapi juga dapat menciptakan gambar-gambar kontekstual dan lebih dari itu.

Pada masa depan, kemungkinan Google Gemini AI dapat digunakan untuk menganalisis grafik, membuat gambar dengan deskripsi teks, serta mengendalikan perangkat lunak melalui perintah teks atau suara.

Tak hanya itu saja, Google dikabarkan menggunakan transkrip video YouTube untuk melatih Gemini AI.

Video YouTube dapat memberikan saran berdasarkan isi video, seperti membantu mekanik dalam mendiagnosis masalah berdasarkan video tutorial perbaikan mobil, sebagai contoh.

Pemanfaatan konten video YouTube juga membantu Google dalam pengembangan perangkat lunak teks-ke-video.

Namun, tim hukum perusahaan dengan hati-hati memantau materi pelatihan untuk menghindari pelanggaran hak cipta.

Sebagai contoh, tim hukum menginstruksikan peneliti untuk menghapus data pelatihan dari buku teks karena ada kekhawatiran tentang pelanggaran hak cipta.

Google berencana untuk mengintegrasikan Gemini AI ke dalam sejumlah produk dan layanannya, seperti Bard, Google Docs, dan Slides.

Kemungkinan rilis versi pengembang dari AI Gemini buatan Google akan tersedia sebelum akhir tahun, meskipun perusahaan mungkin juga mulai mengaplikasikannya dalam beberapa produk konsumennya lebih awal.

Pengembang berpotensi akan memiliki akses berbayar ke Gemini melalui platform Google Cloud.

Untuk mencapai tujuan ambisius ini dan mengungguli persaingan, Google telah mengumpulkan sejumlah anggota tim dari Google Brain dan DeepMind untuk bekerja pada proyek Gemini ini.

Tim ini juga melibatkan salah satu pendiri Google, Sergey Brin, yang berperan penting dalam evaluasi dan pelatihan model Gemini.