Korban AI, Foto Berliana Viral Tanpa Busana Bersama Burung Elang

Foto Berliana Viral Tanpa Busana Bersama Burung Elang

MENIT.CO.ID – Baru-baru ini, foto Berliana viral di media sosial hasil editan oknum tidak bertanggungjawab menggunakan AI bersama burung elang.

Kejadian ini membuat Selebgram Berliana Lovel geram lantaran menjadi korban orang jahat di media sosial yang mengedit fotonya tanpa busana bersama burung elang.

Celakanya lagi, foto Berliana menjadi viral di media sosial dan mendapat komentar miring dari warganet. Penasaran seperti apa kejadiannya? Berikut ini ulasannya.

Berliana Lovel sedang marah karena foto dirinya diedit menggunakan kecerdasan buatan (AI) oleh seseorang yang tidak bertanggung jawab telah menjadi sorotan.

Foto Berliana viral merupakan foto editan menggunakan AI milik Berliana Lovel tanpa buasana bersama burung elang oleh oknum tidak bertanggungjawab.

Berliana Lovel, yang dikenal sebagai selebgram, penyanyi, dan YouTuber, merasa kesal atas kejadian tersebut. Dia mengekspresikan kemarahannya melalui akun Instagram pribadinya @berlliana.lovell.

Dia mengunggah sebuah kolase foto yang diedit menggunakan AI, di mana dia sedang bermain dengan seekor burung elang. Namun, salah satu foto dalam kolase tersebut menampilkan dirinya tanpa busana, yang membuatnya geram dan marah.

Berliana Lovel menyatakan bahwa bukan hanya satu foto saja yang diubah menggunakan AI oleh oknum tersebut, namun ada banyak foto lainnya yang juga menjadi korban, meskipun dia tidak ingin membahasnya lebih lanjut.

“Demi orang-orang yang suka mengedit foto menggunakan AI, carilah pekerjaan yang lebih bermanfaat dan bermoral, yang juga dapat menghasilkan uang!!! Kasihan, memiliki otak tapi tidak memiliki MORAL. Ini hanya satu dari banyak foto yang mereka ubah…!!! Awalnya saya tidak mau membahasnya, meskipun sudah lama saya tahu, tetapi semakin lama semakin terus terjadi,” tulis Berliana Lovel.

Berbagai komentar bermunculan, baik mendukung maupun menentang Berliana Lovel atas apa yang dialaminya. Ada yang menganggapnya sebagai pelanggaran hukum dan mengimbau untuk melaporkannya, sementara yang lain merasa terancam dengan cepatnya penyebaran konten yang diedit menggunakan AI.

Namun, ada juga yang menyalahkan Berliana Lovel sendiri karena sering tampil seksi di media sosial. Mereka berpendapat bahwa ini adalah konsekuensi dari perilaku tersebut.

Di sisi lain, ada yang menyesalkan bahwa foto-foto semacam itu seharusnya tidak diunggah ke media sosial karena mengundang spekulasi dan penilaian negatif.

Keseluruhan peristiwa ini menunjukkan kompleksitas dan dampak dari penggunaan teknologi AI dalam pengeditan foto, serta peran etika dalam berbagi konten di media sosial.